Kamis, 05 April 2012

MOTOR SINKRON


III-1. JUDUL PERCOBAAN : Pengujian Berbeban.
                                                Ia = Ia (If)                      T = k

                                                                                    U = k


III-2. MAKSUD PERCOBAAN
            Menentukan besar arus jangkar (Ia) sebagai fungsi arus pemacu (If) untuk
            motor sinkron, pada Torsi dan tegangan terminal yang tetap.

III-3. CIRI – CIRI MESIN
Untuk percobaan ini digunakan sepasang mesin ac – dc. Mesin ac dikerjakan sebagai motor sinkron yang diselidiki, sedang motor dc dikerjakan sebagai pembangkit “Shunt” untuk beban.
a.    Motor sinkron yang diselidiki
Rpm                     : 1500             Kw                  : 0,3
Hz                         : 50                  Cos j             : 1
Field- Amp          : 1,5                 Volt Y/D          : 380/220
Field- Volt            : 200               Amp Y/D        : 0,8/1,4
b.    Menbangkit dc Shunt sebagai beban
Kw                        : 0,3                             Rpm               : 2000
Volt           : 220                           Field – Volt    : 220
Amper      : 2,2                             Field-Amp     :








III-4. TEORI DAN SKEMA UNTAI


Motor sinkron hanya bekerja pada satu kecepatan saja, yaitu kecepatan sinkronnya, dan kecepatan ini tergantung pada frekuensi jala-jala
                                    ns =                              p = jumlah kutub
Maka dengan perubahan beban, kecepatan motor sinkron tidak berubah Pengaruh perubahan beban pada motor sinkron : hanyalah perubahan sesaat kecepatan putar dan fase, tetapi kemudian akan kembali ke kecepatan dan fase sinkron. Power faktor (Pf) motor sinkron dipengaruhi oleh pemacunya dan beban motor. Pada beban tertentu Pf dapat diubah-ubah melalui pemacu. Suatu motor bisa “over exited” atau “under exited” tergantung pemacunya, untuk pemacu yang melebihi normal terjadi pemacu lebih, sehingga motor akan mengambil arus leading. Untuk pemacuan yang kurang dari normal motor akan mengambil arus lagging. Pemacuan dapat pula dibuat sedemikian rupa sehingga motor sinkron bekerja pada Pf = 1. Dalam keadaan tanpa beban dengan pemacu nol, tetapi bekerja pada kecepatan sinkron, maka arus jala – jala dapat 150 % dari arus rated atau lebih.
Bila arus dc dinaikkan dari nol maka arus input di motor akan berkurang sampai dicapai keadaan minimum, pada Pf = 1. Di atas titik ini motor akan bekerja pada Pf leading.
Pertambahan selanjutnya pada arus medan akan mengurangi Pf, dan arus jala yang ditarik motor akan besar untuk mempertahankan daya input yang sama. Bila motor dibebani lebih kecil dari pada beban penuh, maka untuk suatu harga If, arus input yang diperlukan lebih kecil dari arus input pada beban. Dengan pengertian – pengertian diatas dapat dibuat bentuk umum watak berbeban motor sinkron yang disebut pula V curve. Yaitu sebagai berikut :

 III-5. PERTANYAAN – PERTANYAAN
1.    Sebutkan hal – hal yang menguntungkan dan yang merugikan pada motor sinkron dibandingan dengan motor asinkron.
2.    Berikan tinjauan mengenai bentuk liku – liku tersebut.



III-6. ALAT – ALAT YANG DIPERLUKAN
1.    Amper meter ac
2.    Amper meter dc
3.    Volt meter ac
4.    Cos j meter

III-7. PROSES PERCOBAAN
1.    Untailah panel sesuai dengan maksud percobaan ( mesin ac bekerja sebagai motor sinkron, sedang mesin dc sebagai pembangkit shunt  untuk beban).
2.    Motor sinkron dimulai seperti halnya motor asinkron. Waktu mulai, untai medan harus dihubungsingkat, dan pemacu masuk setelah motor berputar.
3.    Semua alat ukur yang dipasang disesuaikan batas ukurnya. Untuk amper meter waktu mulai lebih baik dihubungsingkat dulu, juga pada waktu pemindahan batas ukurnya.
4.    Percobaan dilakukan untuk keadaan :
a.    beban nol (tanpa beban)
b.     berbeban
Arus medan (pemacu) diubah dari 0 sampai harga maximum catat harga – harga If dan Ia.
5.    Pengaturan beban dengan RL (beban).
6.    Catatlah data hasil percobaan pada tabel seperti di lampiran


             
           









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar